Jangan Marah dan Kendalikan Diri dari Amarah

Saat banyak masalah datang dan keinginan makin menggoda, tapi semuanya tidak terjadi seperti yang diinginkan, malah kegagalan-kagagalan membuat emosi makin naik. Saat emosi naik, urat – urat akan tegang, mata akan melebar wajah dan memerah. Itulah marah, sebuah kobaran api di dalam diri yang berasal dari setan. Setan yang membuat seseorag menjadi marah.


Jika sudah seperti itu, kita perlu meredam amarah agar hal itu tidak menjadi pengendali diri kita. Karena amarah bisa berdampak buruk pada diri kita. Jika amarah telah menguasai diri kita, maka segala aktivitas kita tidak akan berjalan dengan baik. Dan jika ini terus berlanjut, maka kita akan berubah, semua aktifitas kita tidak tambah baik tapi malah sebaliknya. Saat marah sikap kita juga akan berubah, sikap kita akan lebih sesitif dan kita akan bertindak kasar terhadap apapun.

Ada seorang yang mendatangi Rasulullah dan meminta suatu wasiat kepada Rasulullah. Dia meminta, wasiat kepada Rasulullah, dan beliau menjawah “Jangan marah”. Seseorang tersebut tidak puas dan kembali bertanya kepada Rasulullah, beliau pun menjawag dengan jawaban yang sama “Jangan marah”. Seseorang tersebut masih tidak puas dan ingin wasiat yang lebh dari itu, tetapi Rasulullah tetap menjawab “Jangan Marah”. Maka dari cerita tersebut kita tahu bahwa sangat penting untuk menahan amarah. Sesungguhnya menahan amarah adalah amalan yang paling Allah cintai.

Pernah juga seorang Yahudi menghampiri Rasulullah dan mengucapkan salam Assalamualaik (semoga engkau binasa), dan Rasulullah dengan tenang dan tampa tersinggung beliau menjawab waalaik (sama -sama semoga kau juga). Namun beda dengan sikap Aisyah, beliau mendengar ha itu beliau marah danmembalas dengan lebih keras Assalamualaikum wa la’nah (Semoga engkau yang binasa dan engkau yang terkutuk). Rasulullah megetahui istrinyasedang emosi, Rasulullah pun mengatakan “Wahai Aisyah, tenang, jangan marah, jangan kasar”. Aisyah merasa aneh karena dia yang ditegur oleh Rasululah. Ternyata sikap lemah lembuat adalah tidak meyertai sebuah urusan selain membuatnya menjadi indah, begitu pun sebaliknya.

Maka jadilah seperti air, terus mengalir apapun kondisinya tidak akan emosi dan marah. Semua yang dilakukan orang lain terhadap diri kita, balas lah dengan baik, karena dengan cara ini, kita akan menjadi tenang menanggapi sebuah masalah, dan juga sesuatu yang membuat kita marah akan menjadi baik untuk kita. Kunci sukses bukanlah amarah, tapi bagaimana kita menyelesaikan masalah dan menahan emosi. Rasulullah bersabda,  tidaklah orang yang gagah itu orang yang berperang, menumbangkan dan merusak orang lain. Tetapi orang yang gagah adalah orang yang lebih sanggup menahan amarah.


Jika kita hendak marah dan kiat ingin menahannya,maka bisa mengikuti langah di bawah ini :

  1. Segera memohon perlindungan kepada Allah  dari godaan setan dan membaca ta'awudz
  2. Diam dan menjaga lisan
  3. Mengambil posisi lebih rendah seperti duduk dan tidur
  4. Berwudlu
Itulah tentang marah dan dampak yang ditimbulkan jika marah, serta cara untuk meredamkanya. Sekian artikel tentang Jangan Marah dan Kendalikan Diri dari Amarah, semoga bermanfaat.


Previous
Next Post »

Terimakasih atas kunjunganya.
Silahkan berkomentar dan beri kritik serta saran.
Jangan lupa difollow.

ConversionConversion EmoticonEmoticon